Masih Mengenang Dia Yang Terkenang
Dear, Maulana Fadil Qomaru
heeem sebenernya aku sudah menduga kalau kau waktu itu mengakhiri hubungan kita karena ada wanita lain. andai Tuhan berbisik ke telinga ku di waktu itu saya tidak akan pernah mau untuk jatuh cinta. entah kenapa aku mau menjadi bodoh ketika aku tau bahwa kau tidak smaa sekali memiliki rasa yang sama. ini hanya ke geer an ku saja.
kau bersama ku hanya untuk balas dendam, itu yang masih sampai sekarang tidak aku terima. aku membenci prihal tentang kebohongan diatas membahagiakan diriku tapi dirinya tidak bahagia dengan ku yaaa untuk apa ? jujur aku sangat menyesal harus memilih mu untuk menjadi kekasih, seharus nya aku memilihimu sebagai sahabat bukan kekasih.
andai aku tegas tidak mengiyakan permintaan mu untuk menjadi kekasih mu, mungkin aku tidak akan kehilangan mu. dan mungkin sampai sekarang masih bisa akrab dengan mu, dan shareing ilmu bareng. penyesalan ku adalah kehilangan mu bukan soal kau memiliki perempuan baru.
aku kehilangan sahabat yang aku pun sudah berjanji pada diri ku sendiri untuk tidak akan mensia sia kan kehadirannya. boleh tidak waktu itu terulang lagi agar kita tetep bersahabat tanpa ada saling menyakiti. mungkin aku kuat ketika dia meninggalkan saya sebagai kekasih tapi aku tak mampu kalau ku harus kehilangan dia sebagai sahabat.
boleh tidak saya mengungkapkan asa yang sebenernya saya sendiri pun tak mampu mengatakan nya, mungkin hanya lewat tulisan ini semoga kamu membaca di setiap alunan kata yang tertulis tentang mu.
" catatan hati untuk kamu"
untuk kamu maulana fadil qomaru
laki laki yang pernah singgah
didalam cerita yang nanti akan
ku ceritakan di hal pertama
pada buku yang aku tulis
kamu..yang akan menjadi tokoh utama
yang tak kan aku lupa
karena kamu yang mengisi
sendu dalam tawa...
hening dalam keramaian
gelap dalam terang
aku tau... kamu bukan laki laki sempurna
sama hal nya seperti aku
tapi kamu laki laki pertama
yang mengisahkan banyak peristiwa
yang tak mungin aku pun lupa
karena kamu akan slalu menjadi yang istimewa
untuk kamu...
terimakasih atas luang waktu nya
atas moment yang pernah terlintas
meski hanya sebatas singgah
aku akan rindu dengan kebahagiaan yang pernah kau ciptakan
akan rindu dengan hadir mu
rindu dengan semua yang bertentang mu
rindu menjadi bagian terpenting dalam
hidupmu meski hanya sebatas waktu yang singkat
untuk kamu.....
selamat tinggal semoga slalu ada
kata maaf untuk hati yang saling
tersakiti...maafkan aku
yang menciptakan kebohongan
dan luka yang menggoreskan
hatimu, aku pun tak pernah
mengingin kan peristiwa seperti
ini untuk terjadi di antara kita.....
untuk kamu yang berkesan
dan slalu terkenang
di dalam cerita yang
belom usai ku tulis
heeem sebenernya aku sudah menduga kalau kau waktu itu mengakhiri hubungan kita karena ada wanita lain. andai Tuhan berbisik ke telinga ku di waktu itu saya tidak akan pernah mau untuk jatuh cinta. entah kenapa aku mau menjadi bodoh ketika aku tau bahwa kau tidak smaa sekali memiliki rasa yang sama. ini hanya ke geer an ku saja.
kau bersama ku hanya untuk balas dendam, itu yang masih sampai sekarang tidak aku terima. aku membenci prihal tentang kebohongan diatas membahagiakan diriku tapi dirinya tidak bahagia dengan ku yaaa untuk apa ? jujur aku sangat menyesal harus memilih mu untuk menjadi kekasih, seharus nya aku memilihimu sebagai sahabat bukan kekasih.
andai aku tegas tidak mengiyakan permintaan mu untuk menjadi kekasih mu, mungkin aku tidak akan kehilangan mu. dan mungkin sampai sekarang masih bisa akrab dengan mu, dan shareing ilmu bareng. penyesalan ku adalah kehilangan mu bukan soal kau memiliki perempuan baru.
aku kehilangan sahabat yang aku pun sudah berjanji pada diri ku sendiri untuk tidak akan mensia sia kan kehadirannya. boleh tidak waktu itu terulang lagi agar kita tetep bersahabat tanpa ada saling menyakiti. mungkin aku kuat ketika dia meninggalkan saya sebagai kekasih tapi aku tak mampu kalau ku harus kehilangan dia sebagai sahabat.
boleh tidak saya mengungkapkan asa yang sebenernya saya sendiri pun tak mampu mengatakan nya, mungkin hanya lewat tulisan ini semoga kamu membaca di setiap alunan kata yang tertulis tentang mu.
" catatan hati untuk kamu"
untuk kamu maulana fadil qomaru
laki laki yang pernah singgah
didalam cerita yang nanti akan
ku ceritakan di hal pertama
pada buku yang aku tulis
kamu..yang akan menjadi tokoh utama
yang tak kan aku lupa
karena kamu yang mengisi
sendu dalam tawa...
hening dalam keramaian
gelap dalam terang
aku tau... kamu bukan laki laki sempurna
sama hal nya seperti aku
tapi kamu laki laki pertama
yang mengisahkan banyak peristiwa
yang tak mungin aku pun lupa
karena kamu akan slalu menjadi yang istimewa
untuk kamu...
terimakasih atas luang waktu nya
atas moment yang pernah terlintas
meski hanya sebatas singgah
aku akan rindu dengan kebahagiaan yang pernah kau ciptakan
akan rindu dengan hadir mu
rindu dengan semua yang bertentang mu
rindu menjadi bagian terpenting dalam
hidupmu meski hanya sebatas waktu yang singkat
untuk kamu.....
selamat tinggal semoga slalu ada
kata maaf untuk hati yang saling
tersakiti...maafkan aku
yang menciptakan kebohongan
dan luka yang menggoreskan
hatimu, aku pun tak pernah
mengingin kan peristiwa seperti
ini untuk terjadi di antara kita.....
untuk kamu yang berkesan
dan slalu terkenang
di dalam cerita yang
belom usai ku tulis

Komentar
Posting Komentar