Dilema Cinta
hari ini aku ke kampus, untuk menghadiri wawancara Bem. dan entah bertemu dengan mu itu adalah sebuah kebetulan atau tidak. yang pasti aku tak pedulikan itu. jujur sakit harus berjumpa dengan mu. bagaimana mungkin aku harus tiap hari untuk berjumpa dengan mu tiap hari mungkin aku akan merasakan rasa sakit terus menerus.
tapi aku berusaha untuk melawan rasa sakit ini dengan sendirinya. melupakan itu jalan yang terbaik. merelakan itu sudah menjadi keharusan. biarkan dia pergi, itu sudah menjadi sebuah keputusannya. jangan pernah memaksakan kehendaknya klo memang dia tidak menginginkan mu lagi. itu pepatah dari beberapa temen kampus.
pasti bisa koq moveon dari dia, apalagi baru beberapa hari kejadian nya. itu kata mifta.banyak beberapa temen temen ku yang slalu support aku untuk move on. dan apa yang mereka katakan ada bener nya juga sih. karena cowok bukan satu doang, beribu ribu cowok di dunia. aku hanya merenungi apa yang mereka katakan. emang bener juga sih apa yang mereka katakan.
kenapa dengan mudahnya aku jatuh hati pada seseorang yang baru ku kenal. ini adalah kebodohanku mempermainkan sebuah rasa tanpa memikirkan ada hati yang harus ku jaga. yaitu tunanganku sendiri. menyesal sih, tidak seharusnya ku menduakannya kalo pada akhirnya aku sendiri yang hancur dan terpatahkan.
sadar koq bahwa ini adalah kesalahan ku yang tidak seharusnya aku lakukan. tindakkan ku yang tidak ku fikirkan dengan panjang. tapi ya sudahlah, ini biarkan menjadi pengalaman dan pelajaran untuk kedepannya. aku tidak ingin ini terjadi lagi untuk kedepannya. aku terluka....... karena sikap ku sendiri, aku terlalu mencintainya, tapi dia tidak. aku benci dengan keadaan yang buat ku lemah dan melow.
tapi aku tidak bisa mencintai dua laki laki sekali gus, tunangan ku laki laki yang baik dan penyabar terus apa yang buat ku tertarik dengan laki laki lain, kenapa rasa ku lebih besar untuk dia dibandingkan tunangan ku sendiri. aku merasa tersiksa dengan perasaan ku yang seperti ini. dilema antara memilih dua hati yang tak mungkin ku miliki sekaligus dua duanya.
terkadang aku merindukan sosoknya dia yang pernah hadir meski hanya sebatas pernah. dia itu namanya Maul Qomaru, laki laki yang buat ku jatuh hati dan yang buat ku patah untuk kedua kalinya. aku berusaha untuk mengontrol perasaan ku agar tidak kebawa perasaaan tapi kenapa harus terjadi.
aku berusaha untuk tidak mengingat dia tapi aku pun slalu gagal. aku slalu mengingat nya semua peristiwa yang telah terjadi bersama dia. melupakan bukan lah hal yang gampang itu sangat sulit semua itu berproses. kedilemaan itu tidak boleh berkepanjangan harus inget bahwa hidup itu pilihan jadi harus pilih salah satu dari dua pilihan yang buat mu nyaman.
pilih dia yang terbaik bukan yang membuat mu tertarik, yang tertarik bukan menjadi jaminan klo itu yang terbaik. percayalah jangan menjadi pengkhianat di kala bosen, terima dan syukuri kekurangan pasanganmu agar kau tidak tertatih pada rasa kecewa dan hancur dengan kedilemaan.
tapi aku berusaha untuk melawan rasa sakit ini dengan sendirinya. melupakan itu jalan yang terbaik. merelakan itu sudah menjadi keharusan. biarkan dia pergi, itu sudah menjadi sebuah keputusannya. jangan pernah memaksakan kehendaknya klo memang dia tidak menginginkan mu lagi. itu pepatah dari beberapa temen kampus.
pasti bisa koq moveon dari dia, apalagi baru beberapa hari kejadian nya. itu kata mifta.banyak beberapa temen temen ku yang slalu support aku untuk move on. dan apa yang mereka katakan ada bener nya juga sih. karena cowok bukan satu doang, beribu ribu cowok di dunia. aku hanya merenungi apa yang mereka katakan. emang bener juga sih apa yang mereka katakan.
kenapa dengan mudahnya aku jatuh hati pada seseorang yang baru ku kenal. ini adalah kebodohanku mempermainkan sebuah rasa tanpa memikirkan ada hati yang harus ku jaga. yaitu tunanganku sendiri. menyesal sih, tidak seharusnya ku menduakannya kalo pada akhirnya aku sendiri yang hancur dan terpatahkan.
sadar koq bahwa ini adalah kesalahan ku yang tidak seharusnya aku lakukan. tindakkan ku yang tidak ku fikirkan dengan panjang. tapi ya sudahlah, ini biarkan menjadi pengalaman dan pelajaran untuk kedepannya. aku tidak ingin ini terjadi lagi untuk kedepannya. aku terluka....... karena sikap ku sendiri, aku terlalu mencintainya, tapi dia tidak. aku benci dengan keadaan yang buat ku lemah dan melow.
tapi aku tidak bisa mencintai dua laki laki sekali gus, tunangan ku laki laki yang baik dan penyabar terus apa yang buat ku tertarik dengan laki laki lain, kenapa rasa ku lebih besar untuk dia dibandingkan tunangan ku sendiri. aku merasa tersiksa dengan perasaan ku yang seperti ini. dilema antara memilih dua hati yang tak mungkin ku miliki sekaligus dua duanya.
terkadang aku merindukan sosoknya dia yang pernah hadir meski hanya sebatas pernah. dia itu namanya Maul Qomaru, laki laki yang buat ku jatuh hati dan yang buat ku patah untuk kedua kalinya. aku berusaha untuk mengontrol perasaan ku agar tidak kebawa perasaaan tapi kenapa harus terjadi.
aku berusaha untuk tidak mengingat dia tapi aku pun slalu gagal. aku slalu mengingat nya semua peristiwa yang telah terjadi bersama dia. melupakan bukan lah hal yang gampang itu sangat sulit semua itu berproses. kedilemaan itu tidak boleh berkepanjangan harus inget bahwa hidup itu pilihan jadi harus pilih salah satu dari dua pilihan yang buat mu nyaman.
pilih dia yang terbaik bukan yang membuat mu tertarik, yang tertarik bukan menjadi jaminan klo itu yang terbaik. percayalah jangan menjadi pengkhianat di kala bosen, terima dan syukuri kekurangan pasanganmu agar kau tidak tertatih pada rasa kecewa dan hancur dengan kedilemaan.

Komentar
Posting Komentar