Pernah Singgah
untuk kamu yang pernah singgah
yaaaah kamu laki laki yang ku kenal satu bulan yang lalu. yang tidak sama sekali terfikirkan oleh ku akan hadir dalam hidupku, yang memberikan kisah sangat singkat dalam hidupku. ku tuangkan semua kesedihan dan luka piluh ku di sini. karena agar kau tau betapa aku membencinya hal patah hati dan jatuh cinta. dua hal ini membuat ku benci bahkan sebenci benci nya.
kenapa ketika kau hadir hanya untuk main main, kau memulai semuanya. lalu dengan mudah nya kau pergi begitu saja tanpa ada alasan yang real. aku masih bertanya tanya dalam hati apa yang membuat mu memtuskan untuk singgah lalu pergi begitu saja tanpa ada penjelasan yang membuat ku mengerti alasan mu untuk memutuskan pergi.
yaaah entahlah...... mungkin kau anggap masalah ini sudah selesai tapi itu bagi mu, bukan bagi ku. bagi ku masalah ini belom selesai karena ini menyangkut soal hati yang kau anggap remeh. kamu tidak tau bagaimana keadaaan hati ku saat ini yang telah kau lukai begitu saja tanpa ada kata maaf. kau pun tidak tau bagaimana aku untuk menghentikan air mata ketika ku kehilanganmu.
aku tidak pernah menyesali kehadiranmu yang pernah singgah dalam hidup ku meski sangatlah singkat. tapi aku pun tak pernah menginginkan berakhirnya hubungan ini. kalo hanya sebatas untuk singgah tidak menetap kenapa harus masuk ke ruang hati ku yang seharusnya aku pun tidak pernah mengizinkan masuk kalo yang memasuki adalah orang jahat seperti mu yang menanamkan duri luka.
kebodohan ku saat ini adalah ketika ku mudah sekali percaya dengan mu, dengan janji palsu mu dan harapan harapan kosong yang kau ucapkan. tapi yasudahlah.... aku pun tak ingin memaksakan mu untuk kembali lagi karena ini adalah sudah menjadi jalan pilihan mu untuk berpisah.
terimakasih teruntuk kamu yang pernah singgah, semoga kau bahagia dengan wanita pilihan mu saat ini. terimakasih untuk moment yang pernah terlewati bersama yang slalu ku kenang ketika aku rindu. iyaaah.... klo boleh jujur aku masih suka rindu sama kamu yang telah memb
ekaskan luka tapi aku sudah memaafkanmu. mungkin sang semesta tau bahwa kita di takdirkan bukan untuk bersama tapi hanya untuk singgah bukan menetap.
ku harap setelah ini tidak ada air mata kehilangan lagi dan tidak ada luka lagi yang membekas. biarkan kisah kita kemaren menjadi pemicu untuk kedepannya agar lebih hati hati lagi. karena ku tak ingin di kecewakan lagi.
yaaaah kamu laki laki yang ku kenal satu bulan yang lalu. yang tidak sama sekali terfikirkan oleh ku akan hadir dalam hidupku, yang memberikan kisah sangat singkat dalam hidupku. ku tuangkan semua kesedihan dan luka piluh ku di sini. karena agar kau tau betapa aku membencinya hal patah hati dan jatuh cinta. dua hal ini membuat ku benci bahkan sebenci benci nya.
kenapa ketika kau hadir hanya untuk main main, kau memulai semuanya. lalu dengan mudah nya kau pergi begitu saja tanpa ada alasan yang real. aku masih bertanya tanya dalam hati apa yang membuat mu memtuskan untuk singgah lalu pergi begitu saja tanpa ada penjelasan yang membuat ku mengerti alasan mu untuk memutuskan pergi.
yaaah entahlah...... mungkin kau anggap masalah ini sudah selesai tapi itu bagi mu, bukan bagi ku. bagi ku masalah ini belom selesai karena ini menyangkut soal hati yang kau anggap remeh. kamu tidak tau bagaimana keadaaan hati ku saat ini yang telah kau lukai begitu saja tanpa ada kata maaf. kau pun tidak tau bagaimana aku untuk menghentikan air mata ketika ku kehilanganmu.
aku tidak pernah menyesali kehadiranmu yang pernah singgah dalam hidup ku meski sangatlah singkat. tapi aku pun tak pernah menginginkan berakhirnya hubungan ini. kalo hanya sebatas untuk singgah tidak menetap kenapa harus masuk ke ruang hati ku yang seharusnya aku pun tidak pernah mengizinkan masuk kalo yang memasuki adalah orang jahat seperti mu yang menanamkan duri luka.
kebodohan ku saat ini adalah ketika ku mudah sekali percaya dengan mu, dengan janji palsu mu dan harapan harapan kosong yang kau ucapkan. tapi yasudahlah.... aku pun tak ingin memaksakan mu untuk kembali lagi karena ini adalah sudah menjadi jalan pilihan mu untuk berpisah.
terimakasih teruntuk kamu yang pernah singgah, semoga kau bahagia dengan wanita pilihan mu saat ini. terimakasih untuk moment yang pernah terlewati bersama yang slalu ku kenang ketika aku rindu. iyaaah.... klo boleh jujur aku masih suka rindu sama kamu yang telah memb
ekaskan luka tapi aku sudah memaafkanmu. mungkin sang semesta tau bahwa kita di takdirkan bukan untuk bersama tapi hanya untuk singgah bukan menetap.
ku harap setelah ini tidak ada air mata kehilangan lagi dan tidak ada luka lagi yang membekas. biarkan kisah kita kemaren menjadi pemicu untuk kedepannya agar lebih hati hati lagi. karena ku tak ingin di kecewakan lagi.

Komentar
Posting Komentar