EGOIS
Menjadi Manusia Egois
ku ingin berlari Tuhan..... dengan kencang sampai aku tertuju ke titik yang ku inginkan.
tapi tiba tiba penggerakan ku lambat begitu saja.....
bolehkah aku menjadi manusia super egois ? yang mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan mereka
ku ingin marah Tuhan.... tapi lidah ku kelu......
ku ingin Teriak.....untuk membuat bumi dan seisinya bergetar atas ketidaksanggupanku
Tuhan.....aku tidak kuat meski ku tau engkau ciptakan hati sekuat baja.....
tapi batin ku lemah.... hati ku rapuh tak berdaya.....
air mata ku pun tumpah meski mampu menyembunyikan nya dihadapan lautan makhluk ciptaan MU
Ku ingin Egois....selayaknya manusia lainnya....
ku ingin murka selayaknya petir yang menggetarkan Bumi
Ku ingin terpandang oleh manusia bukan menjadi BAYANGAN yang samar
Aku bukan lah patung yang tertindas dengan tingkahnya
tapi ku hanya bungkam.....
bolehkah ku marah....bolehkah ku egois.....?
egois untuk menjadi diri sendiri tanpa harus mengikuti mau nya mereka
mengapa mereka kejam...? mengapa Tuhan......?
Mengapa aku harus mempedulikan argumen mereka....
mengapa aku lebih mempedulikan mereka dibandingkan diriku sendiri ?
mengapa dan kenapa ? dua kalimat itu yang aku tanyakan....
dan sampai saat ini aku belum menemukan sebuah jawaban dari pertanyaan ku sendiri.
Ku ingin EGOIS tanpa melukai orang lain
ku ingin EGOIS tanpa mengecewakan orang lain
ingin EGOIS tanpa menjatuhkan sebuah martabat berupa harkat Harga diri orang lain
ku ingin EGOIS atas dasar Harkat berupa harga diri ku yang terinjak dengan hancur
hampir tak sanggup dengan ulah mereka yang merajalela....
tetapi engkau memulihkan batin ku yang terpatahkan
memulihkan fisik ku yang mulai Drop ...
memulihkan pandangan mensetku yang tergoyahkan...
lagi lagi engkau yang memulihkan keadaan yang berantakan
menjadi baik kembali
engkau Pengkuat batin ku yang terkadang rapuh
engkau kuat kan hati sekuat baja yang terkadang
mulai merenta dan tertatih tanpa lentera....
engkau sanggupkan aku meski harus ada AIRMATA YANG BERLINANG
meski harus ada waktu yang kekuras habis karena Lelah
meski harus ada otak yang dipaksakan dan menjadi tuntutan untuk berfikir keras
meski harus ada tenaga yang ku sumbangkan di setiap perjalanan yang ku tempuh...
Terkadang manusia lupa dengan sifat MENGHARGAI sehinggga mudah sekali meremehkan perjuangan seseorang....


Komentar
Posting Komentar